Kinerja Kadis Pendidikan Mamuju Disorot, Sidak ke Sekolah Dinilai Belum Berdampak Nyata
Font Terkecil
Font Terbesar
Mamuju, Sulawesi Barat-Lintasinvestigasi.com — Kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju menjadi perhatian publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, inspeksi mendadak (sidak) yang kerap dilakukan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Tapalang dan Malunda dinilai belum memberikan dampak nyata terhadap perbaikan kondisi pendidikan di wilayah tersebut.
Sejumlah sekolah di dua kecamatan itu dilaporkan masih menghadapi persoalan serius, mulai dari bangunan sekolah yang rusak, keterbatasan fasilitas belajar-mengajar, hingga lingkungan sekolah yang belum memenuhi standar kelayakan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai efektivitas kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan.
Informasi yang berkembang menyebutkan, sidak yang dilakukan lebih banyak bersifat peninjauan tanpa diikuti langkah konkret berupa pembangunan maupun rehabilitasi fisik sekolah. Akibatnya, sejumlah sekolah yang telah lama diusulkan untuk mendapatkan perbaikan hingga kini belum juga terealisasi.
Situasi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan tenaga pendidik dan warga setempat. Mereka berharap adanya perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan, terutama di wilayah pinggiran yang selama ini dinilai kurang mendapat prioritas.
Di sisi lain, upaya sidak yang dilakukan Dinas Pendidikan dipandang sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kondisi sekolah. Namun, masyarakat menilai langkah tersebut perlu disertai dengan tindak lanjut yang jelas, termasuk perencanaan anggaran dan jadwal pelaksanaan pembangunan agar tidak berhenti sebatas kunjungan.
Masyarakat pun mendorong Pemerintah Kabupaten Mamuju, khususnya Dinas Pendidikan, untuk memastikan setiap temuan di lapangan benar-benar ditindaklanjuti. Hal itu dinilai penting guna menjamin terpenuhinya hak peserta didik atas fasilitas pendidikan yang aman dan layak, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di daerah.