BREAKING NEWS

Ketua LSM Triga Nusantara Indonesia Palopo Soroti Pelayanan SPBU Salobulo, Prioritas Jeriken Dinilai Abaikan Konsumen


Palopo-Lintasinvestigasi.com — Pelayanan pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina Salobulo, Jalan Dr. Ratulangi, Kota Palopo, mendapat sorotan dari Ketua LSM Triga Nusantara Indonesia (TRIGA) DPC Kota Palopo, Mustamin, S.Pd. Sorotan tersebut muncul setelah Mustamin melihat langsung kondisi antrean kendaraan yang mengular panjang pada Minggu (14/12/2025) sore, sekitar pukul 16.00 Wita.

Di lokasi, Mustamin mendapati antrean kendaraan roda dua dan roda empat terhenti cukup lama. Situasi itu diperparah oleh cuaca hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Namun, di tengah antrean panjang tersebut, pengelola SPBU dinilai justru memprioritaskan pengisian bahan bakar menggunakan jeriken (cerigen), sehingga kendaraan yang telah mengantre harus menunggu lebih lama.

Menurut Mustamin, pola pelayanan tersebut tidak sejalan dengan prinsip keadilan dan kenyamanan konsumen, terutama bagi pengendara sepeda motor yang harus bertahan di tengah hujan.

> “Yang seharusnya diprioritaskan adalah kendaraan yang sudah mengantre, baik motor maupun mobil. Bukan justru pengisian jeriken. Apalagi saat itu hujan, kasihan pengendara motor harus menunggu lama dalam kondisi kehujanan,” ujar Mustamin saat ditemui di lokasi.



Ia menilai bahwa pengisian jeriken semestinya dilakukan dengan pengaturan waktu yang jelas dan tidak mengganggu pelayanan utama kepada kendaraan umum. Terlebih, SPBU merupakan fasilitas publik yang berkaitan langsung dengan mobilitas dan keselamatan masyarakat.

Mustamin juga mengingatkan bahwa antrean panjang di SPBU bukan hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi berpotensi menimbulkan risiko keselamatan dan gangguan lalu lintas di sekitar lokasi, mengingat SPBU Salobulo berada di ruas jalan yang cukup padat.

Sebagai lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada pengawasan pelayanan publik, LSM Triga Nusantara Indonesia mendorong pihak Pertamina dan pengelola SPBU Salobulo untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, khususnya pada jam-jam padat dan kondisi cuaca ekstrem.

> “Kami berharap ada kebijakan yang lebih manusiawi dan berkeadilan. Pelayanan publik harus mengutamakan kepentingan masyarakat banyak, bukan sebaliknya,” kata Mustamin.



Ia menegaskan, LSM Triga Nusantara Indonesia akan terus melakukan pemantauan terhadap layanan publik di Kota Palopo, termasuk sektor distribusi energi, agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan, transparan, dan mengedepankan aspek kemanusiaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Pertamina Salobulo maupun Pertamina terkait sorotan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan guna melengkapi pemberitaan.(Red)

Posting Komentar